Brunei Betta Fish (Betta macrostoma) adalah ikan Betta dari alam yang berasal dari pulau Kalimantan. Panjang tubuh hingga 12 cm. Kombinasi warna tubuh Betta yang merah dengan biru atau hijau. Sementara sirip hijau tua dengan hiasan merah dan hijau stroke muda di sisi. Komposisi warna begitu ikan Betta yang indah membuat Brunei layak ini dijuluki sebagai "brunei beauty".
Macrostoma betta juga disebut Betta Fish Brunei atau sering disebut " Brunei Beauty ". habitat asli ikan ini di Brunei dan Sarawak.
Ikan jenis ini dilindungi oleh Sultan Brunei, jika ada carry luar
negeri dapat dihukum, tetapi pengembangan ikan ini diekspor secara
ilegal.
Pemeliharaan " Brunei Beauty "sangat sulit. Hanya seseorang yang adalah seorang spesialis yang dapat mempertahankan mereka dengan baik.
Ikan ini membutuhkan air asli dan murni sangat lembut (90% RO), dengan
filtrasi aliran yang kuat, besar Aquarium juga dianjurkan. Ikan Betta Macrostoma bisa berenang sangat cepat, dan telah dikenal untuk bunuh diri dengan berenang melawan tangki kaca. Tangki harus ditutup dengan baik, macrostoma Betta adalah jumper yang sangat baik, dan rentan terhadap dingin. Hideout terutama mengambang tanaman. Filter UV sangat dianjurkan untuk memelihara ikan ini.
Jumat, 20 Desember 2013
Banned Betta
![]() |
| Betta Taeniata (Banned Betta) |
![]() |
| Betta Taeniata (Banned Betta) |
![]() |
| Betta Taeniata (Banned Betta) |
Ikan cupang Taeniata hidup di sungai kecil, parit dan air rawa. Lokasi yang tersebar di Asia Tenggara: Thailand, Semenanjung Malaya, Sumatra dan Kalimantan.
Taeniata Betta laki-laki lebih besar dan berwarna cerah daripada betina, dengan moncong lebih kuat dan bulat. Selama pemijahan, garis-garis membujur tubuh menjadi lebih tajam dan bintik-bintik hijau terang muncul (jika laki-laki menetaskan telur, maka tubuh berwarna coklat). Betta taeniata betina selama musim bertelur berwarna warna coklat muda. Teniata Betta bisa tumbuh hingga 8 cm.
Anda dapat menemukan Taeniata Betta di Asia,
Indonesia: Bataker-Hochland, Sumatra
Indonesia: Kalimantan (Borneo), Pontianak
Indonesia: Kapuas, Kalimantan
Malaysia: Mawai District, Johor
Malaysia: South Tersat
Malaysia: Tingai, Jahore
Singapura: Botanic Garden
Singapura: Mandai Jalan
Thailand: Canal 25 km timur Bangkok, Thailand
Thailand: Nakon Sritamarat, Semenanjung Siam
Viet Nam: Dong Nai.
Forest Betta

Fig 1

Fig 2

Fig 3

Fig 4

Fig 5
Order : Perciformes
Family : OSPHRONEMIDAE
Species : Betta pugnax
Maximum Length : 10 cm
Family : OSPHRONEMIDAE
Species : Betta pugnax
Maximum Length : 10 cm
The Forest Betta belongs
to the same genus as the Siamese Fighting Fish Betta splendens, but is
somewhat less agressive. But like its famous cousin, the male Forest Betta
is quite territorial.
The species inhabits
clear, fast flowing forest streams, with sandy bottoms. It will remain
concealed in vegetation lining the banks of such streams.
It feeds mainly on animal matter such as insects and worms, and is a mouth brooder - the young fry are raised in the protection of the male's mouth.
The Forest Betta occurs in a number of Southeast Asian countries including Thailand, Peninsular Malaysia and Singapore.
It feeds mainly on animal matter such as insects and worms, and is a mouth brooder - the young fry are raised in the protection of the male's mouth.
The Forest Betta occurs in a number of Southeast Asian countries including Thailand, Peninsular Malaysia and Singapore.
Fig 1 : A pair of striped, adult Forest Betta patrol a muddy forest stream, Singapore. The small fishes at top left and bottom right are Harlequin Rasbora.
Fig 2 : A young, stripe-free Forest Betta lies motionless in a clear, forest stream,
Singapore.
Fig 3 : Suspended
motionless in freshwater swamp forest, Singapore.
Fig 4 : Lurking amongst
silty, leaf-litter in freshwater swamp forest, Singapore.
Jenis
Perkembangan variasi ditinjau dari segi bentuk dan warna terbilang
pesat dalam beberapa generasi terakhir. Beberapa jenis cupang yang
dikenal sekarang ini: [3]
- Betta pugnax (Forest Betta)
- Betta taeniata (Banned Betta)
- Betta macrostoma (Bruney Beauty)
- Betta unimaculata (Golden Slender)
- Betta picta (Painted Betta)
- Betta anabantoides (Pearly Betta)
- Betta edithae (Betta Brederi)
- Betta foerschi (Purple Saphire Betta)
- Betta akarensis (Sarawak Betta)
- Betta coccina (Clorat's Betta)
- Betta bellica (Standard's Betta)
- Betta tesyae (Peaceful Betta)
- Betta smaragdina (Emerald Betta)
- Betta imbelis (Slugger's Betta)
- Betta splendens (Siamese Fighting Fish)
- Betta albimarginata
- Betta channoides
- Betta balunga
- Betta breviobesus
- Betta enisae
Cupang
Ikan Cupang (Betta sp.) adalah ikan air tawar yang habitat asalnya adalah beberapa negara di Asia Tenggara, antara lain Indonesia, Thailand, Malaysia, dan Vietnam.
Ikan ini mempunyai bentuk dan karakter yang unik dan cenderung agresif
dalam mempertahankan wilayahnya. Di kalangan penggemar, ikan cupang
umumnya terbagi atas tiga golongan, yaitu cupang hias, cupang aduan, dan
cupang liar. Di Indonesia terdapat cupang asli,salah satunya adalah Betta channoides yang ditemukan di Pampang, Kalimantan Timur.
Ikan cupang adalah salah satu ikan yang kuat bertahan hidup dalam waktu lama sehingga apabila ikan tersebut ditempatkan di wadah dengan volume air sedikit dan tanpa adanya alat sirkulasi udara (aerator), ikan ini masih dapat bertahan hidup.
Ikan cupang adalah salah satu ikan yang kuat bertahan hidup dalam waktu lama sehingga apabila ikan tersebut ditempatkan di wadah dengan volume air sedikit dan tanpa adanya alat sirkulasi udara (aerator), ikan ini masih dapat bertahan hidup.
Langganan:
Postingan (Atom)








